Ternate – Akhirnya Lurah Kelurahan Bula, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Halis M. Nur, angkat bicara terkait dengan polemik yang terjadi di kelurahan Bula dalam beberapa hari terakhir ini.

Halis, saat ditemui awak media usai rapat bersama dengan masyarakat Bula, Jum’at (28/11), di kantor kelurahan menegaskan bahwa polemik yang terjadi di Kelurahan Bula dalam beberapa hari terakhir ini, hanyalah sebuah miskomunikasi dalam internal kelurahan.

“Jadi ini hanya miskomunikasi di internal kantor, bukan aksi protes masyarakat atas kinerja lurah seperti yang diberitakan oleh salah satu media online pada beberapa waktu lalu,” pungkas Halis.

Halis, menjelaskan bahwa terkait dengan pengelolaan Dana Kelurahan (DK) tahun anggaran 2025 ini, dirinya cukup terbuka dengan masyarakat. Hal ini karena ia menyadari bahwa DK yang dikucurkan pemerintah tersebut diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi.

“Semua penggunaan DK ini saya selalu terbuka kepada masyarakat, bahkan belanja pemberdayaan semua diketahui masyarakat. Selain itu pekerjaan fisik pun saya berikan ke masyarakat dan pemuda, jadi tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegas Halis.

Lanjut, Halis, terkait dengan polemik akibat dari miskomunikasi ini sudah kita selesaikan dalam rapat hari ini, jadi ini tidak ada lagi problem sekarang kita semua fokus untuk menyelesaikan pekerjaan fisik, yang kita anggarkan melalui DK dimaksud.

“Olehnya itu saya berharap dengan adanya persoalan ini, dapat menjadi pengalaman kita semua dan mengambil hikmah dari pengalaman tersebut, untuk menata program pemerintah khususnya pemerintah Kelurahan Bula kedepan, demi mencapai Bula yang aman, damai dan sejahtera dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Halik.

Belanja pemberdayaan maupun fisik oleh Pemerintah Kelurahan Bula melalu DK

Terpisah Camat Kecamatan Ternate Barat, Hamid Muhammad, saat dikonfirmasi membenarkan adanya rapat bersama antara pemerintah Kelurahan Bula dan masyarakat Bula hari ini, dimana rapat ini dimediasi oleh pihaknya selaku pemerintah kecamatan.

“Iya benar ada rapat bersama di kantor Kelurahan Bula hari ini, rapat ini dalam rangka penyelesaian persoalan miskomunikasi dalam internal pemerintah kelurahan, dan semua agenda rapat berjalan dengan lancar serta berakhir damai,” ungkapnya.

Hamid, bilang ini hanya persoalan kesalahan komunikasi jadi bukan soal penyalahgunaan wewenang seperti yang diberitakan sebelumnya. Dan masalah ini sudah diselesaikan hari ini, jadi tidak ada lagi maslah, semua pihak sudah saling memahami dan berkomitmen untuk sama-sama mengawal pembangunan di Kelurahan Bula, demi kepentingan masyarakat.

Publikmalut.com
Editor