Ternate – Muhlis Ibrahim, tokoh yang telah lama berkiprah di lingkungan Kamar Dagang dan Industri (Kadin), secara resmi menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Kadin Provinsi Maluku Utara. Langkah strategis ini diambil sebagai wujud komitmen nyata untuk memperkuat posisi tawar pelaku usaha, memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta membangun sinergi yang lebih kokoh dengan masyarakat sipil di wilayah ini.
“Pernyataan sikap untuk maju bertarung dalam kontestasi pemilihan Ketua Kadin Maluku Utara ini adalah bentuk kepedulian kami yang mendalam terhadap upaya pemerataan ekonomi dan pemberdayaan pelaku usaha lokal,” ujar Muhlis dalam keterangan persnya, Selasa (2/6).
Menurut Muhlis, momentum pembangunan ekonomi daerah saat ini harus dijaga dan dimaksimalkan sepenuhnya, agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung, nyata, dan merata oleh seluruh pelaku usaha. Secara khusus, ia menekankan peran vital sektor UMKM yang menjadi tulang punggung sekaligus penggerak utama roda perekonomian daerah.
Dalam pandangannya, penerapan prinsip dekonsentrasi dinilai sebagai langkah strategis yang sangat mendesak dan penting. Gerakan ini bertujuan mendorong lahirnya kebijakan publik yang berpihak sepenuhnya pada pengusaha daerah, mengurangi kesenjangan ekonomi yang masih terjadi, serta memperkuat rantai pasok barang dan jasa yang berbasis pada produk unggulan lokal.
“Bagi saya, Kadin hadir bukan hanya sekadar melayani kepentingan pengusaha besar. Kami berdiri dan berjuang bersama UMKM serta koperasi sebagai mitra yang setara dan sejajar. Aksi dekonsentrasi ini adalah langkah kolektif kita untuk memastikan ekonomi daerah tumbuh secara adil, merata, dan berkelanjutan, demi kesejahteraan seluruh masyarakat Maluku Utara,” tegas Muhlis dengan penuh keyakinan.






Tinggalkan Balasan