Labuha – Melalui Musyawarah Luar Biasa (Muslub) ke-3, Ikatan Keluarga Besar Makian-Kayoa (IKB-Makayoa) Kabupaten Halmahera Selatan secara aklamasi menetapkan H. Husen Said, S.Pd., M.Pd., sebagai Ketua Umum masa bakti 2026–2031. Musyawarah berlangsung di UMKM Milenial, Desa Tembal, Kecamatan Bacan Selatan, Minggu (11/10/2026).

Muslub tersebut dihadiri oleh pengurus IKB-Makayoa Provinsi Maluku Utara, para sesepuh, serta jajaran pengurus periode 2021–2025. Penetapan Husen Said merupakan hasil mufakat seluruh peserta yang hadir.

Pimpinan Sidang, Ady Hi. Adam, menyatakan keputusan ini lahir dari kesepakatan bersama demi keberlanjutan organisasi.

“Hasil musyawarah luar biasa ini melahirkan mufakat seluruh keluarga besar Makayoa dan para sesepuh, menetapkan Husein Said sebagai Ketua Umum IKB-Makayoa Halsel,” ujar Ady.

Ady menjelaskan, ketua terpilih bertugas menyusun struktur kepengurusan baru sekaligus mempersiapkan agenda pelantikan. Proses tersebut diharapkan berjalan melalui kerja sama seluruh elemen keluarga besar Makayoa.

“Penyusunan struktur menjadi tanggung jawab ketua terpilih, namun seluruh keluarga besar tetap bekerja secara kolektif hingga pelantikan terlaksana,” tegasnya.

Sementara itu, Pengurus IKB-Makayoa Maluku Utara, Dr. Saiful Ahmad, menyampaikan serupa musyawarah telah digelar di berbagai daerah, meliputi Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Utara, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Pulau Morotai, dan Kepulauan Sula.

“Alhamdulillah, hari ini kita laksanakan di Halmahera Selatan, yang merupakan pusat komunitas terbesar keluarga besar Makayoa di Maluku Utara,” ungkap Saiful.

Lebih jauh, Saiful menegaskan IKB-Makayoa bukan sekadar wadah silaturahmi, melainkan mitra yang berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah, pelestarian budaya, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Salah satu nilai luhung yang dijaga adalah tradisi Hapolas, bentuk solidaritas masyarakat Makayoa untuk saling membantu sesama anggota yang mengalami musibah, kesulitan ekonomi, maupun mendukung pendidikan anak-anak.

“Melalui tradisi Hapolas, kita wujudkan kebersihan hati dan kepedulian sesama keluarga besar Makayoa,” jelasnya.

Saiful juga menyebutkan salah satu sesepuh Makayoa, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Pertanian. Kehadiran tokoh Makayoa di pemerintahan pusat diharapkan membuka ruang kolaborasi organisasi, terutama dalam pengembangan sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat.

Rencana pelantikan pengurus IKB-Makayoa se-Maluku Utara diagendakan dipusatkan di Halmahera Selatan.

“Insyaallah, kita akan mengundang Bapak Wakil Menteri Pertanian, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, dan Bapak Taufik Madjid, Sekjen Kemendes PDT, keduanya adalah sesepuh Makayoa, untuk hadir dalam momentum pelantikan tersebut,” pungkas Saiful.

Publikmalut.com
Editor