Labuha – Ikatan Keluarga Besar (IKB) Makayoa Kabupaten Halmahera Selatan mulai menyusun langkah strategis menyambut pelantikan kepengurusan yang direncanakan secara kolektif melibatkan IKB Makayoa dari delapan kabupaten/kota se-Provinsi Maluku Utara. Halmahera Selatan diproyeksikan menjadi pusat pelaksanaan agenda bersejarah ini.
Pembahasan kesiapan panitia serta penjadwalan agenda utama berlangsung dalam rapat kepanitiaan di Kedai Tugu Pala, Kampung Makeang, Jumat (16/10/2026). Rapat difokuskan pada pemantapan kesiapan panitia dan koordinasi untuk menetapkan waktu resmi pelantikan.
Ketua Panitia Pelantikan, Ady Hi Adam, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan tonggak penting konsolidasi organisasi Makayoa dari tingkat daerah hingga nasional.
“Pelantikan ini tidak hanya untuk kepengurusan IKB Makayoa Halsel, tetapi direncanakan sekaligus pelantikan kolektif seluruh struktur IKB Makayoa se-Maluku Utara. Ini adalah momentum bergengsi, bahkan bisa disebut agenda nasional IKB Makayoa,” ujar Ady.
Panitia juga menyampaikan optimisme kehadiran Wakil Menteri Pertanian yang merupakan putra Makayoa. Namun konfirmasi kehadiran masih dalam tahap koordinasi resmi.
“Tentu kami berharap Wamentan dapat hadir, mengingat pelantikan ini akan melibatkan unsur Makayoa dari seluruh Maluku Utara yang dipusatkan di Halsel,” tambahnya.
Tiga agenda utama ditetapkan dalam rangkaian kegiatan tersebut:
1. Pelantikan kolektif kepengurusan IKB Makayoa se-Maluku Utara
2. Pelantikan Petani Muda Indonesia
3. Pelantikan Laskar Muda Makayoa
Ketiga pilar ini diharapkan memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas peran generasi muda, dan meningkatkan kontribusi keluarga besar Makayoa di berbagai bidang pembangunan.
Sementara itu, Ketua IKB Makayoa, Husen Said, membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh elemen keluarga Makayoa untuk kembali bersatu.
“Kita harus membangun rekonsiliasi bagi seluruh keluarga besar Makayoa. Ajaklah saudara-saudara kita yang belum bergabung. Mari kita bangun bersama persatuan ini,” ajak Husen.
Sekretaris IKB Makayoa, Muhlas Jafar, menjelaskan bahwa tanggal pasti pelantikan belum dapat dipastikan dan akan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pengurus tingkat provinsi dan pusat.
“Jadwal resmi akan kami sampaikan setelah koordinasi dengan pihak terkait selesai. Tahap ini baru permulaan dari rangkaian persiapan yang lebih matang,” ungkap Muhlas.
Panitia menargetkan agenda ini tidak hanya sukses secara pelaksanaan, tetapi benar-benar menjadi titik tolak penguatan persatuan antarwarga Makayoa di seluruh Maluku Utara.






Tinggalkan Balasan