Daruba – Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kabupaten Pulau Morotai, akan menggelar Do’a keselamatan untuk bangsa, bersama anak yatim pada Selasa 30 Desember 2025 besok. Giat ini juga dilaksanakan dalam rangka lepas sambut tahun baru, dari 2025 ke 2026.

Diketahui giat ini digelar secara serentak oleh semua DPW dan DPD PAN di seluruh Indonesia, berdasarkan surat instruksi dari DPP PAN, Nomor: PAN/A/WKU-SJ/422/XII/2025, tertanggal, 24 Desember 2025

Ketua Formatur DPD PAN Pulau Morotai, Moh. Akbar Mangoda, kepada media ini Senin, (29/12) menyampaikan bahwa momen Do’a bersama anak yatim ini, merupakan refleksi sekaligus ikhtiar spiritual PAN dalam menyambut tahun baru.

“Momen Do’a bersama ini juga tentu menjadi sebuah haraPAN bersama, semoga bangsa Indonesia kedepan selalu senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa,” pungkas Akbar, sapaan akrab Moh. Akbar Mangoda.

Lanjut Akbar, dengan Do’a bersama ini tentu kita semua berharap agar keselamatan, kedamaian, dan keberkahan senantiasa menyertai perjalanan bangsa Indonesia. Khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan kebangsaan ke depannya.

“Selain itu kami juga berharap agar anak-anak yatim yang hadir dalam Do’a bersama nanti, dapat didoakan agar tumbuh menjadi generasi yang kuat, berakhlak, dan mampu berkontribusi bagi masa depan daerah dan bangsa,” ujar Akbar.

Lebih lanjut, Akbar, menjelaskan bahwa dalam giat Do’a bersama anak yatim ini, diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar kolektif seluruh elemen bangsa, guna memperkuat persatuan dan menumbuhkan semangat saling berbagi, diantara satu dan yang lainnya.

Ia menegaskan bahwa giat ini tidak hanya sekedar Do’a bersama, akan tetapi ini merupakan bagian dari komitmen PAN, untuk terus hadir di tengah masyarakat, dan membuktikan bahwa moto “PAN Bantu Rakyat”, tidak hanya sekedar slogan melainkan ditunjukan dengan kerja nyata.

“Bagi kami kehadiran itu tidak hanya melalui kerja-kerja politik, tetapi juga melalui aksi sosial yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya masyarakat Pulau Morotai dan masyarakat Maluku Utara pada umumnya,” tutup Akbar.

Publikmalut.com
Editor