Tobelo – Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), merespon cepat atas bencana banjir yang menerjang sejumlah wilayah, khusunya di wilayah Kecamatan Galela Utara dan Galela Selatan. Hal ini dilihat dari gerak cepat Wakil Bupati (Wabup) Halut, dalam dua hari terakhir ini fokus meninjau warga yang terdampak banjir dimaksud.

Wabup Halut, Dr. Kasman H. Ahmad, S.Ag., M.Pd, pada Kamis (8/1) kembali mengunjungi warga terdampak banjir di Kecamatan Galela Selatan, dimana sebelumnya Wabup Halut juga telah meninjau kondisi banjir di Desa Tutumaloleo, Kecamatan Galela Utara, pada Rabu, 7 Januari 2026 kemarin.

Diketahui dalam kunjungan tersebut, Ayahanda Kace, sapaan akrab Dr. Kasman H. Ahmad, S.Ag., M.Pd, juga sekaligus menyerahkan bantuan berupa sembilan bahan pokok (Sembako), kepada warga yang tersebar di empat posko pengungsian, diantarnya yakni tiga posko di Desa Togawa dan satu posko di Desa Soakonora.

Ayahanda Kace, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan langkah awal Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara, untuk membantu meringankan beban masyarakat pasca bencana banjir.

“Kehadiran Pemda di tengah masyarakat merupakan bagian dari bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap warga, yang sedang mengalami musibah. Olehnya itu hari ini kami mengunjungi empat posko pengungsian, dengan tujuan meninjau sekaligus memberikan bantuan dan memastikan kondisi warga dalam keadaan baik-baik,” pungkasnya.

Lanjut, Ayahanda Kace, bantuan yang diserahkan ini adalah bantuan awal dari Pemda, untuk warga yang terdampak bencana banjir dan untuk memastikan bahwa Pemda Halut akan terus memantau, perkembangan kondisi warga hingga kembali ke rumah masing-masing.

Ia juga menjelaskan bahwa pada waktu yang bersamaan, bencana banjir dan longsor juga terjadi di wilayah Loloda Utara serta Kao Barat, sehingga bantuan yang disalurkan masih harus dibagi secara proporsional ke seluruh wilayah terdampak di Kabupaten Halmahera Utara.

“Bantuan ini memang belum maksimal karena harus dibagi ke wilayah lain yang juga terdampak, seperti Loloda dan Kao Barat. Kami berharap bantuan ini dapat diterima terlebih dahulu, jangan dilihat dari jumlahnya, tetapi sebagai wujud perhatian pemerintah daerah yang tidak tinggal diam,” jelas Ayahanda Kace.

Warga terdampak banjir di Halut terima bantuan dari Pemda Halut

Selain penyaluran bantuan logistik, lanjut Ayahanda Kace, pihaknya juga memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir dapat berjalan dengan baik. Tim kesehatan dari Puskesmas disiagakan untuk memberikan pelayanan, terutama bagi lansia dan anak-anak.

“Kami sudah menyiagakan tim kesehatan. Jika ada keluhan atau yang sakit segera lapor, terutama bagi orang tua lansia dan anak-anak, agar dapat segera ditangani,” beber Ayahanda Kace, yang juga merupakan Ketua Wilayah PAN Malut ini.

Selain itu, Ayahanda Kace, juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan, serta mengajak seluruh warga untuk tetap bersabar dan berikhtiar.

“Kita tetap waspada dan berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, agar musibah ini segera berlalu dan menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” ujarnya.

Diakhir kunjungannya, Ayahanda Kace, menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara, untuk terus melakukan pendampingan dan perhatian kepada seluruh warga terdampak bencana di berbagai wilayah.

“Tim Penanggulangan Bencana Daerah akan terus mengatensi masyarakat terdampak di seluruh Halmahera Utara, baik di Galela, Kao, maupun Loloda Utara,” tutup Ayahanda Kace.

Untuk diketahui kunjungan Wabup ini ke lokasi posko pengungsian ini di dampingi langsung oleh Tim Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta tim kesehatan dari Puskesmas, guna memastikan kondisi masyarakat terdampak sekaligus kesiapsiagaan layanan kesehatan di posko-posko pengungsian.

Publikmalut.com
Editor