Ternate – Pemerintah Kecamatan Pulau Ternate (Gamlamo), sukses melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat Kecamatan tahun 2026. Musrenbang tersebut digelar di pelataran Kantor Camat Gamlamo, Rabu (28/1).
Musrembang Kecamatan tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kecamatan Pulau Ternate (Gamlamo) ini, mengusung tema “Penguatan City Branding Ternate Kota Rempah dan Pengembangan Kawasan Ekonomi Strategis Berbasis Kepulauan Melalui Peningkatan Daya Saing Industri Kreatif, UMKM dan IKM serta Kapasitas Penyandang Disabilitas”.
Musrembang tersebut dibuka secara resmi oleh Camat Kecamatan Pulau Ternate (Gamlamo), Royandi Nasir, S.H. Dimana dalam Musrenbang ini juga turut dihadiri Kapolsek Pulau Ternate, Danramil Pulau Ternate serta enam Kepala Kelurahan bersama perwakilan masyarakat dari enam kelurahan se-Kecamatan Pulau Ternate.
Camat Pulau Ternate, Royandi Nasir, S.H, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrembang ini merupakan agenda pokok Pemerintah, dan ini diatur berdasarkan regulasi yang berlaku. Sehingga usulan masyarakat untuk rencana pembangunan daerah kedepan ini sangat dibutuhkan.
Menurut Roy, sapaan akrab Royandi Nasir, S.H, bahwa digelarnya musrembang ini merupakan upaya pemerintah, untuk menyerap usulan masyarakat secara langsung dimana usulan-usulan ini kemudian akan dijadikan barometer dalam pembangunan daerah kedepan.
“Musrembang merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyerap dan menampung aspirasi atau usulan masyarakat, yang kemudian ini akan diverifikasi guna melihat mana yang urgen untuk kepentingan masyarakat, dan akan ditindaklanjuti nantinya,” pungkas Roy.

Olehnya itu lanjut, Roy, hasil Musrembang Kecamatan hari ini, akan ditindaklanjuti pihaknya pada saat Musrembang tingkat Kota, yang rencananya akan digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate dalam waktu dekat ini.
“Musrembang hari ini hasilnya akan diverifikasi guna dipastikan usulan masyarakat yang masuk kategori urgen, untuk ditindaklanjuti pada saat Musrembang tingkat Kota nantinya,” ujar Roy.
Roy, menambahkan ada pun sejumlah usulan masyarakat pada Musrembang tahun 2025, yang belum di realisasi oleh Pemkot Ternate, diantaranya jalan tani, normalisasi kali mati, serta tanggul penahan tebing, ini telah menjadi catatan khusus pihaknya dan akan didorong pada saat Musrembang tingkat Kota nanti.
“Sejumlah usulan masyarakat pada Musrembang tahun 2025 yang belum direalisasi oleh Pemkot Ternate, ini akan kami jadikan usulan utama untuk didorong kembali pada saat Musrembang tingkat Kota tahun 2026 nantinya. Sebab usulan-usulan merupakan usulan yang masuk dalam kategori urgen, dan ini sangat berdampak pada kepentingan masyarakat,” tegas Roy.
Untuk diketahui dalam Musrembang Kecamatan tersebut, para peserta juga memilih tiga orang dari tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Dimana tiga orang ini akan mewakili masyarakat Kecamatan Pulau Ternate (Gamlamo), untuk ikut Musrembang tingkat Kota, mereka diantaranya yakni, Abdul Gafur Robo, dari Kelurahan Afe Taduma, Mus Rajilun dari Kelurahan Foramadiahi, dan Fahri Robo, dari Kelurahan Jambula.








Tinggalkan Balasan