Ternate – Pemerintah Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tahun 2026 untuk tahun anggaran 2027. Musrenbang digelar di Aula Kantor Kecamatan Ternate Selatan, Kamis (29/1).
Camat, Kecamatan Ternate Selatan, Anang Irianto, S.STP., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk Musrembang tahun ini, pihaknya akan fokus pada usulan-usulan masyarakat yang masuk dalam kategori urgen, untuk ditindaklanjuti ke Musrembang tingkat Kota nantinya.
“Semua usulan masyarakat yang diusulkan melalu Musrembang Kelurahan, yang kemudian didorong ke Musrembang Kecamatan hari akan kami tampung dan kemudian di verifikasi. Selanjutnya usulan yang masuk kategori urgen akan digiring ke Musrembang tingkat Kota,” pungkas Anang.
Lanjut, Anang, dengan adanya efisiensi anggaran ini maka kita semua dapat memahami bahwa setiap kebijakan pemerintah dalam membangun, tentu akan difokuskan pada kepentingan masyarakat yang masuk dalam kategori urgen untuk didahulukan.
“Olehnya itu usulan yang telah disampaikan masyarakat dalam Musrenbang ini, akan kita verifikasi untuk menentukan usulan mana yang urgen bagi kepentingan masyarakat, yang nantinya akan didorong dan dikawal untuk direalisasikan oleh pemerintah kota (Pemkot) Ternate,” ujar Anang.

Anang, dalam kesempatan itu juga menegaskan bahwa ada sejumlah usulan pada saat Musrembang tahun 2025, yang belum direalisasikan oleh Pemkot Ternate, sehingga ini akan menjadi catatan khusus pihaknya dan diusulkan kembali di Musrembang Kota, untuk direalisasikan dalam tahun 2026 nanti.
“Jadi usulan masyarakat pada Musrembang tahun 2025 yang belum sempat terealisasi, ini akan kami dorong atau usul kembali di Musrembang tahun ini, dan kemudian akan kami kawal untuk direalisasikan, sebab ini merupakan usulan masyarakat yang cukup urgen untuk dipenuhi,” tegas Anang.
Untuk diketahui dalam Musrenbang tahun 2026 ini, usulan yang diterima pihak kecamatan dari 17 Kelurahan se-Kecamatan Ternate Selatan, sebanyak 325 item terdiri dari tiga kategori program yakni, Fasilitas dan sarana prasarana, Ekonomis dan Sosial budaya.







Tinggalkan Balasan