Ternate – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kota Ternate, gelar upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025. Upacara digelar di lapangan upacara SMPN 2 Kota Ternate, yang bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) yakni Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 2, Nurhayati Pandawa, S.Pd., M.Pd.

Pantauan media ini Selasa (25/11), Nurhayati, dalam sambutannya menyampaikan amanat dari Mentri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendisdasmen RI). Dimana isi dari amanat tersebut yakni peningkatan kapasitas guru dan serta kesejahteraan untuk guru, baik guru yang berstatus ASN maupun Guru non ASN dan serta Guru Honorer.

“Berdasarkan amanat tersebut bahwa pemerintah pusat telah dengan serius memperhatikan perkembangan pendidikan, dimana dengan menyiapkan berbagai tunjangan mau pun insentif serta beasiswa bagi para guru yang ingin melanjutkan studi ke D4 atau S1 nantinya,” pungkas Hayati, sapaan akrab Nurhayati Pandawa, S.Pd., M.Pd.

Lanjut, Hayati, selain tunjangan, insentif dan beasiswa bagi para guru, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai pelatihan diantaranya yakni, pendidikan profesi guru, upgrading guru dan bimbingan konseling serta peningkatan kompetensi lainya.

Peserta Upacara HGN, Siswa/i SMPN 2 Kota Ternate

“Terlepas dari semua itu guru juga menghadapi tantangan jaman yang cukup berat. Dimana guru dihadapakan dengan berbagai kondisi sosial serta hukum, yang kemudian ini sangat mempengaruhi ruang gerak para guru untuk mengabdikan dirinya sebagai pendidik,” ujar Hayati.

Kondisi demikian lanjut, Hayati, untuk melindungi para guru Kemendisdasmen RI telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kepala Kepolisian RI, dengan tujuan agar setiap persoalan disekolah antara guru dan murid dapat diselesaikan secara damai, dan atau dapat dilakukan secara restorative justice.

Sementara itu untuk para siswa/i, Hayati, menyampaikan lima poin pesan Presiden Prabowo, sebagaimana yang dikutip dalam amanat Mendisdasmen RI diantaranya yakni, belajarlah yang baik, cintai ayah dan ibu, hormati guru, rukun sama teman serta cinta tanah air dan bangsa.

“Dengan demikian maka kami berharap, agar kedepan para guru tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya selaku pendidik, agar mampu melahirkan generasi emas di masa-masa mendatang,” tutup Hayati.

Publikmalut.com
Editor