Tobelo – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Dr. Kasman H. Ahmad, S.Ag., M.Pd, mendampingi Direktur Sungai dan Pantai pada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Ir. T. Maksai Saputra, M.T, dalam rangka meninjau kondisi Jembatan Sungai Aru, Kecamatan Galela Utara, yang terputus akibat banjir beberapa waktu lalu.

Pantauan media ini, Rabu (14/1), peninjauan lapangan tersebut juga turut dihadiri Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) wilayah Maluku Utara (Malut), Kepala Dinas PUPR Malut, Kepala Dinas PUPR Halut, serta Ketua Komisi II DPRD Malut, Aksandri Kitong.

Dalam kesempatan itu Wabub Halut, menyampaikan bahwa putusnya jembatan penghubung di Sungai Aru, ini mengakibatkan terganggunya akses transportasi utama yang menghubungkan wilayah Selatan Halut dengan Kecamatan Loloda dan sekitarnya.

“Kondisi ini pun berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas ekonomi warga sekitar,” pungkas Ayahanda Kace, sapaan akrab Dr. Kasman H. Ahmad, S.Pd., M.Pd.

Ayahanda Kace, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah pusat dan daerah di lokasi bencana, ini merupakan bentuk komitmen untuk mempercepat penanganan infrastruktur yang terdampak bencana.

“Saat ini kami berada langsung di sekitar Sungai Aru bersama Direktur Sungai dan Pantai Kementerian PU serta Balai Wilayah Sungai Provinsi Maluku Utara untuk memantau kondisi jembatan secara langsung. Kami berharap penanganannya dapat dilakukan secepat mungkin, agar akses yang terputus segera terhubung kembali,” ujar Ayahanda Kace.

Atas nama Pemerintah daerah (Pemda) Halut, Ayahanda Kace, mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PU, dan seluruh pihak terkait atas respons cepat dan perhatian yang diberikan, untuk warga yang terdampak bencana banjir tersebut.

“Kami mengapresiasi atensi yang begitu cepat dari pemerintah pusat. Dengan kolaborasi dan tanggung jawab bersama, kami optimistis penanganan jembatan Sungai Aru, dapat berjalan lebih cepat dan maksimal,” ungkap Ayahanda Kace, yang juga merupakan Ketua Wilayah PAN Malut ini.

Ayahanda Kace, juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung penuh proses penanganan jembatan penghubung suangai ini, dan berharap akan segera dibangun oleh pemerintah melalui dinas teknis terkait.

“Atas nama Pemda Halut, kami mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat dan mengimbau agar tidak menghambat proses penanganan yang sedang berjalan. Hal ini demi percepatan penyelesaian pembangunan jembatan Sungai Aru tersebut demi kepentingan bersama,” tegas Ayahanda Kace.

Pemda Halut bersama Kementerian PU, akan melakukan penanganan darurat sebagai langkah awal, sembari menyiapkan solusi jangka menengah dan panjang, untuk memastikan konektivitas wilayah kembali pulih dan kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.

Publikmalut.com
Editor