Labuha – Sejumlah petugas Puskesmas Kayoa Selatan mengecam pernyataan yang disampaikan oleh Muslim Jufri, ke ruang publik karena dinilai tidak disertai bukti yang jelas dan dapat dipertanggung jawabkan.

Pernyataan tersebut dianggap mencederai nama baik institusi pelayanan kesehatan serta berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Para petugas menegaskan bahwa informasi yang disampaikan Muslim Jufri tidak pernah dikonfirmasi kepada pihak Puskesmas Kayoa Selatan. Akibatnya, sejumlah informasi yang beredar dinilai tidak sesuai dengan fakta dan kondisi yang sebenarnya di lapangan.

“Kami sangat menyayangkan pernyataan yang disampaikan tanpa pernah melakukan klarifikasi kepada kami. Informasi yang dilempar ke publik itu tidak disertai bukti dan tidak sesuai fakta,” ujar salah satu petugas Puskesmas Kayoa Selatan, Rabu (31/01/2026).

Petugas tersebut menegaskan bahwa setiap tudingan atau kritik seharusnya disampaikan secara bertanggung jawab dan berbasis data.

Menurutnya, penyampaian informasi tanpa dasar yang jelas justru dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

“Jika ada dugaan pelanggaran atau masalah, silakan tempuh jalur resmi. Jangan menyebarkan asumsi dan opini seolah-olah itu adalah kebenaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, para petugas menyampaikan bahwa seluruh pelayanan di Puskesmas Kayoa Selatan selama ini dijalankan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Mereka juga menegaskan keterbukaan untuk menerima kritik sepanjang disertai bukti dan disampaikan melalui mekanisme yang benar.

“Kami bekerja berdasarkan aturan dan siap dikritik, tapi kritik harus disertai data dan fakta, bukan sekadar tuduhan,” tambah petugas tersebut.

Para petugas Puskesmas Kayoa Selatan berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Mereka menegaskan komitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan secara profesional serta membuka ruang klarifikasi secara terbuka dan bertanggung jawab.

Publikmalut.com
Editor