Tobelo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara (Halut) bersama Wahana Visi Indonesia (WVI), menggelar kegiatan Diseminasi Peta Jalan Percepatan Literasi dan Numerasi (DPTJPLN) tahun 2025-2030, sebagai upaya memperkuat kualitas pendidikan dan meningkatkan kompetensi dasar peserta didik di daerah.

Pantauan media ini Selasa (10/2), kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Halut, Dr. Kasman H. Ahmad, S.Ag., M.Pd, sekaligus memberikan materi terkait dengan kegiatan dimaksud.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung transformasi pendidikan, khususnya dalam penguatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung sejak jenjang pendidikan dasar.

Ayahanda Kace sapaan akrab Dr. Kasman H. Ahmad, S.Ag., M.Pd, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa dengan ikhtiar melalui peta jalan ini merupakan sebuah proyek besar dalam menyiapkan mutu pendidikan yang berdampak pada terciptanya sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di masa depan.

“Melalui peta jalan ini, kita berupaya membangun pendidikan yang bermutu, sehingga mampu melahirkan generasi yang siap bersaing dan unggul,” pungkas Ayahanda Kace, yang juga merupakan Ketua DPW PAN Malut ini.

Ayahanda Kace, juga menegaskan bahwa visi utama pemerintah daerah adalah mewujudkan masyarakat yang sehat dan terdidik. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang diakui secara global sebagai ukuran kemajuan suatu daerah.

“Daerah dikatakan maju dan berkembang bukan hanya dari pembangunan fisik, tetapi dari kualitas sumber daya manusianya. Pendidikan menjadi dasar utama dalam membangun daerah,” ujarnya.

Peserta giat DPJPLN Tahun 2025-2030

Ia menambahkan bahwa, hasil pembangunan di sektor pendidikan tidak dapat diukur secara instan seperti pembangunan infrastruktur. Dampaknya baru dapat dirasakan dalam jangka panjang, antara lima hingga lima belas tahun ke depan. Pendidikan adalah proses yang terstruktur dan disengaja, namun hasilnya membutuhkan waktu untuk terlihat. Karena itu, konsistensi dan komitmen sangat dibutuhkan.

“Peta jalan ini menjadi pedoman bersama dalam merancang program pendidikan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan, sehingga mutu pembelajaran di sekolah dapat terus meningkat,” ungkap Ayahanda Kace.

Ayahanda Kace, juga berharap melalui diseminasi ini, seluruh satuan pendidikan mampu mengimplementasikan program literasi dan numerasi secara optimal, baik melalui pembelajaran di kelas, kegiatan ekstrakurikuler, maupun penguatan budaya membaca dan berhitung di lingkungan sekolah.

Oleh karena itu lanjut Ayahanda Kace, Pemkab Halut juga berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi guna memastikan pelaksanaan peta jalan, tetap berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.

“Dengan adanya Peta Jalan Percepatan Literasi dan Numerasi 2025–2030, Halmahera Utara optimistis mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutup Ayahanda Kace.

Untuk diketahui Diseminasi tersebut dihadiri oleh perwakilan WVI,unsur pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, pengawas, serta para pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Melalui kegiatan ini, seluruh peserta mendapatkan pemahaman komprehensif terkait arah kebijakan, strategi, serta program prioritas percepatan literasi dan numerasi hingga tahun 2030.

Publikmalut.com
Editor