Ternate – Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) Provinsi Maluku Utara mendesak Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, untuk segera menyelesaikan pembangunan jalan lintas Pulau Kayoa, khususnya ruas Modayama–Guruapin. Proyek strategis ini terhenti di tengah jalan dan belum selesai pengaspalannya, karena sudah dua tahun berturut-turut tidak lagi dialokasikan anggarannya oleh Pemerintah Provinsi.

Desakan tegas ini disampaikan menyusul terjadinya kecelakaan tunggal yang menimpa seorang warga. Peristiwa itu terjadi saat korban mengendarai sepeda motor dari Desa Guruapin, Kecamatan Kayoa, menuju Desa Laromabati, Kecamatan Kayoa Utara, untuk menghadiri acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI tingkat Kabupaten Halmahera Selatan. Kondisi jalan yang belum memadai diduga menjadi faktor utama penyebab kecelakaan tersebut.

Ketua LSM LIRA Malut, Said Alkatiri, dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (17/5), menyayangkan sikap dan langkah Pemerintah Provinsi yang dinilai tidak serius dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik. Menurutnya, pemerintah seharusnya bertindak cepat dan tepat dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama infrastruktur jalan yang sangat vital.

Said menilai, kebijakan Gubernur Sherly yang tidak lagi memasukkan pembangunan lanjutan jalan lintas Kayoa ke dalam rencana anggaran untuk tahun 2025 hingga 2026 adalah langkah yang keliru dan tidak berpihak pada kepentingan masyarakat. Sebagai pemimpin daerah, ia menegaskan bahwa ada tanggung jawab moral yang melekat untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan warga dalam beraktivitas.

“Sebagai kepala daerah, Gubernur Sherly seharusnya jeli dan peka melihat persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, terutama kebutuhan infrastruktur jalan raya yang menjadi jalur penghubung antarwilayah. Kelalaian ini berisiko tinggi menimbulkan korban, sebagaimana terbukti dari kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kayoa baru-baru ini. Hal ini seharusnya tidak perlu terjadi jika pembangunan infrastruktur diperhatikan dengan sungguh-sungguh,” tegas Said Alkatiri.

Publikmalut.com
Editor