Ternate – Bencana banjir bandang di Sumatra dan Aceh, ini menjadi pengingat untuk kita yang ada di Provinsi Maluku Utara (Malut), khusunya masyarakat yang mendiami bumi Halmahera.
Hal ini dikarenakan hutan Halmahera saat ini sudah mulai tergerus oleh kejahatan oligarki dibidang pertambangan, yang didukung oleh pemerintah daerah hingga pusat dengan dalil atas nama Negara, tanpa memikirkan keamanan, kenyamanan dan serta keselamatan masyarakat.
Oleh karena itu bencana yang menimpah Sumatra dan Aceh, ini cukup kita jadikan pembelajaran untuk menjaga dan melindungi hutan kita khusunya hutan Halmahera, agar tidak dirusaki oleh tangan-tangan jahil oligarki yang tidak bertanggung jawab atas tindak kejahatan mereka.
Sudah saatnya masyarakat Malut membuka mata dan pikiran untuk melihat dan memikirkan imbas dari kerusakan lingkungan, terutama pengrusakan hutan secara brutal dibumi Halmahera, yang dilakukan oleh para investor saat ini.
Masyarakat sudah harus menyadari betapa pentingnya menjaga dan merawat hutan, karena hutan memiliki peran krusial bagi keberlanjutan kehidupan di bumi, baik dari segi lingkungan sosial maupun ekonomi. Sebagaimana dalam bahasa metaforis bahwa menyelamatkan satu pohon sama dengan menyelamatkan ribuan nyawa manusia.






Tinggalkan Balasan