Jailolo – Suasana haru dan emosional menyelimuti halaman Kantor Polres Halmahera Barat, Selasa (5/5/2026) siang. Puluhan keluarga korban pembunuhan yang terjadi di Desa Bataka mendatangi kantor kepolisian untuk menuntut kejelasan dan kepastian hukum terkait penanganan kasus yang menimpa kerabat mereka.
Tangisan histeris pecah di halaman kantor polisi. Kedatangan ini menjadi wujud kesedihan mendalam sekaligus bentuk harapan agar aparat penegak hukum dapat segera mengungkap fakta dan memproses pelaku sesuai aturan yang berlaku.
Dalam pertemuan dengan pihak kepolisian, perwakilan keluarga menyampaikan sejumlah tuntutan. Mereka menduga kasus ini bukan sekadar pembunuhan biasa, melainkan memiliki indikasi kuat sebagai pembunuhan berencana yang melibatkan beberapa orang.
Selain meminta proses hukum yang cepat, keluarga juga mendesak transparansi dalam penyidikan. Mereka meminta agar dilakukan rekonstruksi ulang di Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memperjelas kronologi dan rangkaian peristiwa yang sebenarnya terjadi.
“Kami hanya ingin keadilan bagi keluarga kami. Jangan sampai kasus ini berlarut-larut dan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar salah satu perwakilan keluarga dengan nada penuh haru.
Keluarga menegaskan, jika tuntutan mereka tidak mendapat perhatian serius dan penanganan yang maksimal, mereka tidak segan untuk membawa persoalan ini ke jenjang yang lebih tinggi dengan mendatangi Polda Maluku Utara guna meminta intervensi lebih lanjut.
Merespons hal tersebut, pihak Polres Halmahera Barat menerima kedatangan keluarga dengan baik. Pihak kepolisian memastikan bahwa proses penyelidikan saat ini masih terus berjalan dan dikerjakan secara profesional.
Polisi juga mengimbau agar keluarga korban dapat tetap tenang dan bersabar, serta mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat yang berwenang. Hingga saat ini, kasus pembunuhan di Desa Bataka masih dalam tahap penyidikan mendalam untuk mencari titik terang demi terwujudnya keadilan.



Tinggalkan Balasan